View Full Version : Gsb
adi
3rd September 2008, 03:15 PM
Cara ngitung GSB yang benar bagaimana?
Apa saja yang tidak boleh dibangun melewati GSB?
iDEA Fans
3rd September 2008, 03:19 PM
he..numpang tanya..GSB apaan ya:confused:
Janda Arjuna
3rd September 2008, 03:40 PM
he..numpang tanya..GSB apaan ya:confused:
Ho-oH, GSB apaan sih, Om Adi....awam nih...
adi
3rd September 2008, 04:32 PM
GSB itu loh .. Gue Sendiri Bingung
kata developer tempat aku beli rumah kemarin ... halamanku kena GSB 3 meter, gak boleh dibangun.
adi
3rd September 2008, 04:34 PM
Aku barusan tanya Mbah Gugel .. katanya GSB tuh Garis Sempadan Bangunan.
Apesnya rumah pojok.. kena GSB dua sisi :(
lagi cari peraturan detilnya nih ... bunyi aturannya gimana sih.
iDEA Fans
3rd September 2008, 05:17 PM
3 meter??modelnya kl di jalan umum itu, project pemerintah, misal untuk pelebaran jalan atau saluran air. gt ya bung adi??
googling juga ach;)
amamaru
4th September 2008, 11:21 AM
Pengertian GSB:
Di dalam penjelasan Pasal 13 Undang-undang No. 28 Tahun 2002, GSB mempunyai
arti sebuah garis yang membatasi jarak bebas minimum dari bidang terluar suatu
massa bangunan terhadap batas lahan yang dikuasai. Pengertian tersebut dapat
disingkat bahwa GSB adalah batas bangunan yang diperkenankan untuk dibangun.
Batasan atau patokan untuk mengukur besar GSB adalah as jalan, tepi sungai,
tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau jaringan tegangan tinggi. Sehingga jika rumah
berada di pinggir jalan, maka garis sempadan diukur dari as jalan sampai bangunan
terluar di lahan tanah yang dikuasai.
Faktor penentu besar GSB adalah letak lokasi bangunan itu berdiri. Rumah yang
terletak di pinggir jalan, GSB-nya ditentukan berdasarkan fungsi dan kelas jalan.
“Untuk pemukiman perumahan standarnya sekitar 3 - 5 m”, jelas Ir. Imam S. Ernawi,
MCM., MSc. (Direktur Direktorat Bina Teknik, Ditjen Perumahan dan Pemukiman).
(sumber (http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/24/09450113/jangan.langgar.gsb))
Buat Undang-undang No. 28 Tahun 2002, versi PDF nya disini (http://www.bktrn.org/public/UU_no_28_th_2002.pdf)
dan sepertinya tiap pemerintah kota memiliki peraturannya masing2 ttg GSB ini,
yg saya dapatkan ttg GSB dr Pemkot Depok.. disana cukup jelas ko penjelasannya
buat org Depok tentunya. hahahahaha.. buat bahan perbandingan aja, ini linknya (http://www.legalitas.org/incl-php/buka.php?d=perda2000+3&f=jabardepok18-2003.htm)
adi
4th September 2008, 11:55 AM
Wahh terima kasih infonya..
Lengkap banget peraturannya, banyak macamnya jadi bingung masuk yang mana hitungannya.
kalau luas tanah 9m x 9m ada di hoek, kena gsb dua sisi masing2 3mt waduh...
yang bisa dibangun tinggal 6m x 6m, iya kalau gsb 3mt lha kalo yg 5mt tuh tanah yang yang boleh dibangun hanya tinggal 4m x 4m
Kalau bangunan pagar bagaimana ya.. apakah termasuk 'bangunan' yg tidak boleh melanggar gsb artinya pagar juga harus mundur 3m ~ 5m dari jalan?
Hayooo siapa yg bisa nambahin informasinya. sekalian berapa tinggi maksimum pagar yang diijinkan?
mumet aku.
amamaru
4th September 2008, 12:07 PM
kan dr as jalan baru ditarik ke arah bangunan terluar di lahan tanah yang dikuasai, om adi..
jd ga full 3m dr bagian tanah terluarnya, tergantung dr besar jalan di dpn rumah
om adi brp..
nah ttg pagar td saya sempat baca, nanti saya cek lagi ya..
ridwan_rudianto
10th September 2008, 01:53 PM
Teman2x, saya sedang ada masalah dengan pengembang di perumahan saya, saya berdomisili di Grand Prima Bintara Bekasi, Rumah saya sampai saat ini dalam masa pembangungan(masih 50%) waktu saya mengukur gsb ternyata tidak sesuai dengan tetangga di sebelah kanan dan kiri rumah, adapun gsb saya adalah 5M sementara tetangga 4.3 M, padahal sebelum rumah ini di buat kami sudah sepakat untuk membangun rumah kami gsbnya sejajar dengan kanan dan kiri kami, karena masalah ini saya mengajukan keberatan pada pihak pengembang, dan sampai saat ini saya mencari standart gsb yang benar untuk perumahan dengan ukuran LT 9x20m dan Lb 150m2 itu sebenarnya berapa sih?
apakah ada saran dari teman teman yang berpangalaman? untuk masukannya saya ucapkan terimakasih.
Salam!
adi
10th September 2008, 02:54 PM
@ridwan_rudianto,
kebetulan nih ada komparasi hitungan GSB, eh tapi maaf sebelumnya bukannya saya memberi solusi malah balik bertanya.
GSB 5mt maupun 4.3mt yang bapak utarakan, bagaimana cara mengukurnya ya?
Lebar jalan di depan rumah Bapak berapa meter?
ridwan_rudianto
10th September 2008, 03:04 PM
nah itu maslahnya, saya orang awam pak jadi saya coba lihat di gambar rumah yang saya sudah approve dan saya coba tanya dengan mandor bangunannya, waktu ketika di ukur mandor tersebut berkata rumah saya gsb nya adalah 5M sedang rumah sebelah saya lebih maju sebanyak 70 cm berarti kan 4.3M! lebar jalan di rumah saya pas untk 2 mobil, kira2 berapa yah pak? coba besok saya ukur dulu pak!
amamaru
10th September 2008, 04:08 PM
@ridwan_rudianto
om ridwan_rudianto, sudah cek IMBnya blum?
kl msh dalam bentuk 1 kesatuan dengan para tetangga jg msh bisa dilihat kok, om..
di IMB ada besaran GSB yang kena buat rumah, om ridwan_rudianto..
dan IMB itu adalah hak om sebagai pembeli..
adi
10th September 2008, 04:23 PM
saya baru googling lagi dan dapet info sbb:
GSB atau Garis sempadan bangunan adalah batas terluar dari sebuah bangunan yang boleh dibangun. Biasanya 1/2 dari lebar jalan. Jadi jika jalan di muka rumah kita adalah 4 meter, maka rumah yang kita bangun harus mundur 2 meter dari batas muka tanah kita.
Namun tidak selalu berlaku demikian. Pada kawasan bisnis yang harga tanah mahal maka bisa jadi bangunan agak mepet ke jalan. Semua bergantung dari peraturan yang diterbitkan pemerintah setempat.
berdasarkan informasi tsb, jika kita asumsikan lebar jalan di depan rumah Pak Ridwan = 4meter (pas utk 2 mobil) artinya jarak/lahan antara tembok terluar bangunan rumah ke batas tanah terluar (tepi jalan) minimal tidak kurang dari 2mtr. Mungkin baik rumah Bapak maupun tetangga sebelah sisa tanah di depan masih lebih dari 2mtr.
Ada juga GSB yang sudah ditentukan pemkot/pemda setempat. Misal sudah ditentukan GSB=5mtr, jika lihat postingan sebelumnya ada cara menghitung mulai dari as jalan diukur ke arah rumah sebesar GSB(5mtr). Dalam jarak tersebut tidak boleh ada bangunan/tembok rumah kita.
Nah .. kita tunggu masukan dari rekan-rekan lain, siapa tau ada yang lebih jelas ilustrasinya. :)
amamaru
10th September 2008, 04:46 PM
hihihi.. kl mang gt ilustrasinya, nasib rmh om adi gmn dong?
masa kl 1 lt isinya cm 2 kmr tidur, r. tamu yg sangat kecil, r. keluarga, dapur dan
hanya 1 kamar mandi.. hihihihi..
adi
10th September 2008, 04:53 PM
...kalau luas tanah 9m x 9m ada di hoek, kena gsb dua sisi masing2 3mt waduh... yang bisa dibangun tinggal 6m x 6m, iya kalau gsb 3mt lha kalo yg 5mt tuh tanah yang yang boleh dibangun hanya tinggal 4m x 4m ... mumet aku.
hayyaaa .. Om amamaru mengingatkan penderitaanku saja.
mana rumah lama udah 4 tahun IMB belum dapet (developernya curang).
eh beli rumah baru ... di"cekik" GSB dua arah.
ridwan_rudianto
11th September 2008, 11:52 AM
@ridwan_rudianto
om ridwan_rudianto, sudah cek IMBnya blum?
kl msh dalam bentuk 1 kesatuan dengan para tetangga jg msh bisa dilihat kok, om..
di IMB ada besaran GSB yang kena buat rumah, om ridwan_rudianto..
dan IMB itu adalah hak om sebagai pembeli..
Bisa di lihat dari IMB nya toh pak?
tapi bagai mana lihatnya, kalo lihat di imb kita pasti yang terlihat memang gsb kita, dan kalo kita lihat yang punya tetangga yang muncul pasti gsb yang tetangga punya, memangnya di IMB ada tertulis peraturannya ya pak!
Salam.
amamaru
11th September 2008, 12:23 PM
Bisa di lihat dari IMB nya toh pak?
tapi bagai mana lihatnya, kalo lihat di imb kita pasti yang terlihat memang gsb kita, dan kalo kita lihat yang punya tetangga yang muncul pasti gsb yang tetangga punya, memangnya di IMB ada tertulis peraturannya ya pak!
Salam.
ada, om ridwan_rudianto.. ditiap IMB pasti tercantum berapa besaram GSB yg
kena utk lahan kita..
IMB nya msh 1 kesatuan ya.. liat dr lampiran blue print nya, om..
yg mana rmh, om.. trus liat berapa yg kena GSB nya.. om jg bisa tau GSB tetangga
brp.. masalahnya tinggal om nego ama pihak developer yg pegang IMB nya..
biasanya sedikit susah, om.. tp kl dah dipisah itu hak om sebagai pembeli rmh..
adi
18th September 2008, 12:34 PM
Ada masukan baru nih dari temen yang sempat berbenturan dg petugas pemda masalah GSB.
GSB sudah ditentukan pemda setempat (dan harusnya sama untuk satu jalan yg sama). lahan kita yang terpotong = GSB - 1/2 lebar jalan
misal ketentuan GSB dari pemda 5 meter sedangkan lebar jalan di depan rumah kita 6 meter, maka lahan kita yang terpotong = 5 - (6/2) = 2mtr.
ada yang menyatakan batasnya sampai diding atau tiang terluar (bangunan permanen) tapi ada juga yang sampai ujung canopy (tergantung apa kata orang pemdanya he he he he). soalnya keduanya pernah ngalami (coba dinegosiasi dengan orang pemdanya)
sepertinya yg paling benar adalah "tergantung apa kata orang pemdanya" :D
Bagaimana pak ridwan_rudianto, apakah sudah ada kejelasan dari developernya / pemda setempat?
sharing lagi donk.. update beritanya.
iDEA Fans
18th September 2008, 02:06 PM
Ada masukan baru nih dari temen yang sempat berbenturan dg petugas pemda masalah GSB.
GSB sudah ditentukan pemda setempat (dan harusnya sama untuk satu jalan yg sama). lahan kita yang terpotong = GSB - 1/2 lebar jalan
misal ketentuan GSB dari pemda 5 meter sedangkan lebar jalan di depan rumah kita 6 meter, maka lahan kita yang terpotong = 5 - (6/2) = 2mtr.
ada yang menyatakan batasnya sampai diding atau tiang terluar (bangunan permanen) tapi ada juga yang sampai ujung canopy (tergantung apa kata orang pemdanya he he he he). soalnya keduanya pernah ngalami (coba dinegosiasi dengan orang pemdanya)
sepertinya yg paling benar adalah "tergantung apa kata orang pemdanya" :D
Bagaimana pak ridwan_rudianto, apakah sudah ada kejelasan dari developernya / pemda setempat?
sharing lagi donk.. update beritanya.
tergantung orang pemdanya..BENER JUGA ya..
:p
adi
18th September 2008, 02:17 PM
selanjutnya .. tergantung hasil negosiasi dengan orang pemdanya
amamaru
19th September 2008, 09:29 AM
kalo gitu mah ga perlu aturan ya, om adi.. gimana nego aja ya..
nanti begitu pemda nya ganti.. nego lg deh.. hahahahaha.. cape de..
saran saya sih, tetep sesuai aturan aja biar nyaman nempatin rumah nya jg..
drpd nanti di segel. hahahaha..
adi
19th September 2008, 11:20 AM
adanya nego karena adanya pelanggaran
adanya pelanggaran karena adanya aturan
kalau tidak ada aturan .. ga ada pelanggaran
ga ada pelanggaran ya ga perlu nego he..he..he...
kalau tidak salah... aturannya "mengambang" GSB sampai batas terluar bangunan.
Nah yang termasuk bangunan itu apa? apakah dinding masif.. atau canopy juga disebut bangunan? biasanya carport dikasih atap sampai pagar, termasuk bangunan ga tuh atap...?
bener ga sih kalau peraturan selalu dibuat "mengambang" agar ada "celah" untuk oknum bernegosiasi :D
amamaru
19th September 2008, 05:06 PM
kl menegenai pengertian bangunan sendiri dalam Undang-undang No. 28 Tahun 2002
jg ada.. dlm pasal 1 nya, "Bangunan gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan
konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau
seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi
sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat
tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun
kegiatan khusus."
tp utk GSB kan kembali ke Peraturan Pemerintah yg mengatur lbh spesifik..
untuk pengertian bangunannya sendiri mungkin berbeda..
kl ttg peraturan yg "mengambang" dan "celah".. saya no comment deh..
lbh baik kita tanya org yg lbh ngerti hukum di forum ini deh..
vBulletin® v3.7.4, Copyright ©2000-2012, Jelsoft Enterprises Ltd.