View Full Version : Taman minimalis vs pemanasa global
RM Seta
13th July 2008, 12:44 PM
sekarng tuh lagi tren kampanye anti pemanasan global.. ]
keren tuh. biar bumi kita dingin.
tp sekarang juga arsitek indonesia pada kampanya bangunan minimalis, yg nota bene, jauh berbeda dengan bangunan tropis indonesia jaman dulu.
di bangunan minimalis itu juga, tentu ada taman minimalisnya.
misalnya di taman cuma ditanam satu pohon saja, sisanya diisi rumput.
pilihan pohonnya pun yang ramping, jadi bayangannya dikit dan efek mendinginkkannya pun gak segede pohon berdaun rindang..
gimana ne, katanya mau wujudin bumi yang dingin, kok bangunan gedung, rumah dan sebagainya malah gak banyak pakai tanaman..? jadi .. gimana dong!
Janda Arjuna
18th July 2008, 01:59 PM
Setujuuuuu...sebenernya bosen juga lho liat bangunan minimalis. Tren minimalis tu bakal bertahan sampai kapan ya? Kangen juga lihat rumah-rumah jaman dulu. Yang sering jadi tema karangan waktu SD, Berlibur ke Desa, atau Berlibur ke Rumah Nenek. Pasti dalam karangan ada kalimat, pemandangan yang indah, pohon2 rindang, halaman luas, dsb. =D
Back to rumah kampung sajalah...
dee_news
18th July 2008, 02:29 PM
Uda gitu, katanya bentuknya minimalis tapi harganya maksimalis. duh duh...
belum lagi furnitur minimalis yang juga mahal.
Rumah saya kebetulan jiwanya minimalis (baca: desain awal), tapi lama-lama bosan juga ngeliat minimalis. Nampak monoton.
Tapi sebenarnya batasan minimalis itu apa ya? :confused:
RM Seta
18th July 2008, 06:40 PM
minimalis bertujuan mengurangi atau mereduksi hal yang tidak penting. atau sama dengan kembali ke hal paling dasar.
misalnya, sebuah kamar tidur - kalau dibuat minimalis, di sana bisa saja cuma ada sebuah ranjang saja yang fungsinya sebagai tempat tidur. plus lemari misalnya, sebagai tempat menyimpan pakaian.
sama halnya spt bangunan rumah, konsep minimalisnya bertujuan untuk meminimalkan banyak hal. misalnya meminimalkan segi konstruksi sampai biaya pembangunan. faktanya: ya konstruksinya jadi sederhana sih tp harganya jadi mahal karena detailnya mesti rapihhh
oks!
amamaru
22nd July 2008, 08:21 PM
@RM Seta
emang ada rumus perbandingan antara taman sama bangunan ya, om?
mnrt saya sih wajar kl rmh skrg tamannya minimalis, bisa hemat biaya gardening nya.. hehehe.. iya ga?
@dee_news
saya lbh menganut interior yg multi fungsi. ky sofa bed gt..
kemarin bikin 3 rak dibwh meja tv, kl ditarik bisa jd coffe table. kl digabung ketiganya bisa jadi meja besar. lumayan bisa jd meja makan pendek. hihihihi..
kl ga di pakai, tinggal dimskin lg. space jd luas. multi fungsi kan.. bentuk bisa minimalis tp harga gak maksimalis. hehehe..
kenny
23rd July 2008, 04:29 PM
minimalis bertujuan mengurangi atau mereduksi hal yang tidak penting. atau sama dengan kembali ke hal paling dasar.
misalnya, sebuah kamar tidur - kalau dibuat minimalis, di sana bisa saja cuma ada sebuah ranjang saja yang fungsinya sebagai tempat tidur. plus lemari misalnya, sebagai tempat menyimpan pakaian.
sama halnya spt bangunan rumah, konsep minimalisnya bertujuan untuk meminimalkan banyak hal. misalnya meminimalkan segi konstruksi sampai biaya pembangunan. faktanya: ya konstruksinya jadi sederhana sih tp harganya jadi mahal karena detailnya mesti rapihhh
oks!
Bener banget, minimalis itu awalnya dari gaya arsitektur modern yang ada sejak tahun 1920, seperti bangunan2 dan interiornya Le Corbusier. Dengan semboyan 'Less is more..', kembali pada esensi dasar, fungsional.
Kalo bangunan minimalis sendiri terkesan monoton karena memang sekarang sudah diadopsi sampai pada rumah2 petakan, sudah terlalu banyak yaa. Pengerjaan yang musti detail dan rapih juga ada tukang khusus yang memang terbiasa mengerjakan yang rapiiihh banget, kalo engga, bisa jelek, udah minim, jelek lagi, hehehe.... maintenance nya juga musti lebih karena biasanya yang cepet rusak tuh catnya, karena indonesia kan beriklim tropis, curah hujan tinggi dan panas tinggi juga, awalnya gaya modernism itu berkembang di Eropa.
Saya juga penyuka gaya modern minimalis, baik arsitektur maupun interior, pinter2 cari bahan, pengolahan bentuk dan warna, serta pengerjaan yang bagus, pasti hasilnya memuaskan, tapi sayang...baru impian punya rumah sendiri, hehehe:D
RM Seta
23rd July 2008, 06:43 PM
gak usah takut pak. pertama sih ngimpi dulu.. kelak punya rumah sendiri juga kan
tp emang sih, dengan adanya taman minimalis, harga buat taman jadi minim juga. karena gak banyak tanaman yang harganya lumayan juga ternyata.
kecuali kalo buat ngisi taman, kita minta tanaman dari tetangga.. :D
dee_news
23rd July 2008, 07:07 PM
Ada hubungannya ngga ya taman minimalis dengan kesehatan? Sebelum punya taman, rumah saya bebas nyamuk. Begitu ada taman dengan agak banyak tanaman, nyamuknya jadi banyak. Nah, kalo taman minimalis mungkin mengundang nyamuk lebih sedikit ya ketimbang taman yang penuh? :confused:
amamaru
23rd July 2008, 07:43 PM
@dee_news
ngaruh.. taman minimalis ngaruh dgn kesehatan. apalagi kl ky om super
mod bilang, pake taneman tetangga. ngaruh bgt kan. bwahahahahahahahaha..
kenny
24th July 2008, 10:49 AM
Ada hubungannya ngga ya taman minimalis dengan kesehatan? Sebelum punya taman, rumah saya bebas nyamuk. Begitu ada taman dengan agak banyak tanaman, nyamuknya jadi banyak. Nah, kalo taman minimalis mungkin mengundang nyamuk lebih sedikit ya ketimbang taman yang penuh? :confused:
mungkin hubungan mereka sepupu, kekekek :p, saya rasa ngaruh yaa bisa saja semakin minimalis, matahari semakin banyak yang jatuh ke taman, semakin segar dan sehat tanamannya sehingga nyamuk ogah, kalo banyak tanaman, apalagi ga terawat, cenderung banyak sela2 tanaman yang kotor, tertutupi, tidak kena matahari langsung, jadi mungkin si nyamuk mikir ini tempat yang baik buat rumahnya, gituuu.... ada loh tanaman khusus buat pengusir nyamuk, saya lupa namanya, katanya bisa ditaro juga dalam ruangan.
-kenny bukan bapak2 :D-
amamaru
24th July 2008, 11:55 AM
@kenny
lavender bkn, ken? soalnya uwa saya nanem tuh.. ktnya sih buat ngusir
nyamuk. ky iklan lotion penolak nyamuk ya..
kenny
24th July 2008, 12:03 PM
@kenny
lavender bkn, ken? soalnya uwa saya nanem tuh.. ktnya sih buat ngusir
nyamuk. ky iklan lotion penolak nyamuk ya..
ada lagi selain lavender, harganya murah, pernah baca artikelnya tapi lupa tuh ditumpukan majalah yang mana. kalo bukan lavender mungkin baygon kali yaa namanya :p
amamaru
24th July 2008, 12:31 PM
@kenny
Zodia, bkn? tanaman yg dr irian..
ko jd mirip kuis tebak taneman gini. mustinya bkn forum tebak2an
taneman by kenny nih.. hihihihihihihi..
kenny
24th July 2008, 01:38 PM
Aduuuh...semakin penasaran nama tanamannya, hayoo dong yang lain kasih infonya lengkap tentang tanaman pengusir nyamuk (yang bisa ditaro dalam ruangan)...bisa2 ga bisa tidur nanti malam gara2 mikirin nama tanamannya (atau karena emang di rumah saya banyak nyamuk ya), hahaha:D
amamaru
24th July 2008, 01:52 PM
waaah.. gogling aja atuh, ken.. saya jg nyerah..
mbah gugel sumber segala informasi.. hihihihihihihi..
fara
1st August 2008, 03:35 PM
Mungkin bukan konsep minimalis yang salah ya? tapi kita sebagai manusia yang mengarsiteki hunian yang belum bisa berpikir lebih cerdas dan cerdas lagi...
Setau saya, bangunan minimalis yang ada di Indonesia sekarang ini, bukan pure minimalis, sebagian besar masih menerapkan konsep tropis juga. Jadi, ya sebaiknya para pakar, praktisi, arsitek, developer, dan media mengajarkan bagaimana menerapkan hunian minimalis tapi berazas tropis. So, ga salah kan, justru hal ini memperbanyak konsep hunian yang tepat bagi kita.
Masih banyak kok hunian yang beratap tropis (pelana, perisai, limasan), masih banyak juga yang memakai kanopi lebar, atau yang finishing dindingnya banyak modifikasi (malah jadi maksimalis bukan minimalis)
Saya malah lebih merisaukan rumah-rumah yang sedikit bukaan, yang notabene AC jadi andalan keluarga, di situlah banyak berperan terhadap pemanasan global. Secara, AC tetap saja mengandung Freon (melubangi ozon), tetap saja membutuhkan watt besar (boros listrik, padahal Pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada bahan bakar fosil). Seharusnya, dalam mendesain kita memikirkan cross ventilation (adanya persilangan sirkulasi udara keluar dan masuk). Ini juga harus didukung oleh gaya hidup penghuni (kebanyakan di perkotaan penghuni cenderung introvert, sehingga sering menutup rapat-rapat rumahnya.
Konsep minimalis mungkin akan luntur oleh waktu, namun gaya hidup sehat dan tepat tak akan lekang oleh zaman.
Maaf, sebenarnya pingin banyak nulis, cuman lagi banyak kepentingan neh, sambung lain kali ya..
Oya, saya pernah baca, kalo ternyata ga semua jenis pohon mampu mereduksi pemanasan global, mungkin ada yang pernah baca juga?
RM Seta
1st August 2008, 04:23 PM
boleh2 disambung lain kali,
kl menurutku, justru banyak rumah2 di kota (jakarta) yg model benteng itu lo. kotak2 pake kaca banyak. lubang angin dikit, trs hidup selalupakai ac. tamannya sederhana satudua pohon saja, sementara lahan untuk taman cukup luas.
yg begini ini menurutku ikut menyumbang pemanasan global. tpkenapa ya justru sekarang rumah2 spt ini banyak.
di indo, bukaan banyak/lebar wajiblah. biar udara ruangan ngalir terus. tp pakai kaca lebar, bukannya ini memasukkan cahaya dalam jumlah banyak dan meningkatkan suhu ruangan.. efeknya pakai ac itu. bukan?
@ kenny ===
namanya rosmarry bukan.. eh tulisanna salahya..
lestarilanskap
3rd August 2008, 11:07 AM
Dari pada nyari tanaman pengusir nyamuk, gimna kalau tanaman pemakan nyamuk aja :-D seperti Venus trap dan kantong semar. Kyaknya serem, tapi tanaman ini sudah dibudidaya lho & jadi tnaman hias. Kalu venus trap lebih murah & tersedia dalam ukuran kecil. Kantong Semar tinggi 30 cm yg bentuknya sempurna harganya bisa sampe Rp 1 jt
lestarilanskap
3rd August 2008, 11:40 AM
Stle rumah dan taman minimalis menjadi trend karena tuntuan gaya hidup juga. Kesibukan yg tidak ada habisnya menuntut segala hal yg simple & sweet dlm hidup kita. Termasuk hunian kita.
Kalau memelihara halaman sendiri cukup repot baaimana dengan merimbunkan taman lingkungan? jalur hijau /tanam bermain bermain bersama. efeknya akan lebih efektif juga. Memelihara juga dapat secara kolektif sehingga tdk terlalu repot.
Kalau ingin menangkalpemanasan global tidak harus dengan rimbun2, seperti kebun raya. Kita dapat menanam pohon dan tanaman dengan daun yg halus2/ kecil2. Tanaman ini dapat memantulkan sinar UV secara maksimal dan menahan pukulan air hujan agar tidak terjadi erosi.
Pohon dapat mengundang awan hujan juga lho, jadi banyak2lah menanam pohon di sekitar kita :)
lestarilanskap
3rd August 2008, 11:58 AM
Untuk mereduksi pemanasan dari matahari ada beberapa pohon yg lebih efektif dibanding pohon lainnya. Misalnya Palem2 yg sempat trendi dimana2, contoh pohon yg tidak efektif meredam pemanasan global. Pohon2 yg teduh, rimbun & daunnya kecil2 lebih efektif. Seperti Asem londo,trembesi dll. Sayangnya tidak semua pohon itu cocok ditanam di rumah / perkotaan karena akarnya dapat merusak bangunan dan lantai. Daunnya juga rajin rontok sehingga dpt menyumbat saluran da talang air. kalau ingin menanam pohon di rumah sih lebih baik pohon buah atau berkhasiat obat agar lebih bermanfaat.
dee_news
3rd August 2008, 02:40 PM
Setuju banget tuh... mending tanem pohon buah atau obat. Selain sedikit banyak dapat mengurangi dampak pemanasan global, juga bermanfaat langsung untuk penghuni rumah. Bayangkan kalau tanam pohon mangga, trus panen. duh senengnya :)
Atau tanem sansivera (lidah mertua), yang konon dapat mereduksi polusi udara, atau mahkota dewa, atau rosela, dll.
Selain itu, pernah baca juga somewhere, dengan membuat kolam di rumah dapat mengurangi dampak pemanasan global juga. Cuma, ya perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk maintenance kalau yang satu ini. :D
adi
4th August 2008, 10:04 AM
Apakah ada yang bisa bantu buat list pilihan tanamannya?
iDEA Fans
4th August 2008, 01:07 PM
ada kok...namanya kantong semar, juga ada 2 jenis laen. g lupa tuh namaya.
komen taman banak nyamuk, logika nya emang lebih banyak nyamuk. Juga pengaruh perawatan juga.
Kl taman minimalis ragam nya sedikit, cenderung homogen, maksimal 2 jenis tanaman. Vegetasinya dibatasi karna juga mementingkan tampilan yang ciamik.
Nah, pilih mana..taman banyak nyamuk atau taman minimalis??
:D:D
renderwork
4th August 2008, 04:57 PM
@dee_news
ngaruh.. taman minimalis ngaruh dgn kesehatan. apalagi kl ky om super
mod bilang, pake taneman tetangga. ngaruh bgt kan. bwahahahahahahahaha..
Indonesia kan tanahnya subur,.. minta batangnya sama tetangga terus tancepin di tanah,.. sebulan juga numbuh =))
Pengalaman pribadi :
Dulu saya pernah makan mangga,.. mangganya enak,. iseng2 saya tanam saja bijinya di depan rumah,.. eeeeeeh,. malah tumbuh besar ,.. tanpa pupuk ,. tanpa perawatan. =))
mungkin disini ada juga memiliki pengalaman yang sama.
salam =)
adi
4th August 2008, 07:23 PM
Saya tanam airis di halaman depan, berderet di tepi tembok. ternyata jadi sarang nyamuk. ketahuannya waktu saya siram/semprot, tuh nyamuk berterbangan banyak banget. kalau airisnya saya semprot obat nyamuk kira-kira mati ga yaa....? apakah ada yang punya pengalaman nyemprot tanaman pakai obat nyamuk semprot?!? he..he..he... lebih baik belajar dari pengalaman orang lain, kan....
RM Seta
4th August 2008, 07:54 PM
ada oom, saya pernah dan masih melakukannya..
yg mati bukan cuma nyamuk2nya... serangga lain jg mati.
apalagi kl pas salah semprot melawan arah angin,, bisa glagepan juga yg nyemprot..
@adi
jangan langsung nyemprot ke daun, ke pangkal oke. tp jangan dekat2, nanti gosong/mati tuh tanaman..
adi
5th August 2008, 08:44 AM
Sebenarnya ada rencana dipangkas aja....
Selain jadi sarang nyamuk juga ada beberapa bekicot, geli aja liatnya.
Pingin ganti sansivera (ikut-ikutan saran dee_news), siapa tau nyamuk/bekicotnya takut sama yang runcing-runcing.
lestarilanskap
7th August 2008, 04:59 PM
Lha, pada dasarnya tanaman sekecil apapun pasti dihuni binatang. Minimal kutu2 halus. ya pinter2nya kita milih yang ga disarangin nyamuk, beicot, dracula dll :p
Tomcat
7th August 2008, 05:08 PM
Dulu waktu masih kecil saya pernah diajak orang tua saya kerumah kerabat jauh dan beliau membiakan jenis katak kecil di kebon belakangnya ukurannya 2x kuku jari jempol lengan (ada kolam kecil juga) dan katak - katak ini aktif memakan nyamuk, saya masih ingat karena saat itu sempat di omeli karena menyinjak beberapa katak tsb yg bertebaran di rumput-rumput
msintia
19th October 2008, 09:24 PM
Setuju dengan Mbak Fara, indikasi rumah dengan sedikit bukaan untuk ventilasi udara dan AC lover apalagi musim panas kyk gini juga sepertinya memacu semakin panasnya suhu. Apalagi semakin byknya apartemen2 nih. Gimana ni solusinya?
Secara pribadi aku ndak setuju kalo tanaman kantong semar di eksploitasi lsg di habitatnya di hutan dan ditanam di pekarangan rumah. Lain halnya jika tanaman tersebut hasil budidaya. Karena kasus yg ada tanaman ini lsg diambil ke hutan lsg di jual, jd ekosistem yg ada di hutan akan tidak sama lagi. Dan satu hal, tanaman kantong semar ini relatif tidak cocok di dalam ruangan, dia butuh aliran udara lepas.
Btw list tanaman apa si Mas? tanaman utk reduksi CO2? Menurunkan suhu? atau apa ni? hehehehe. Mau tak buka dan cari di kumpulan ebookku ni.
msintia
19th October 2008, 09:30 PM
Sebenarnya ada rencana dipangkas aja....
Selain jadi sarang nyamuk juga ada beberapa bekicot, geli aja liatnya.
Pingin ganti sansivera (ikut-ikutan saran dee_news), siapa tau nyamuk/bekicotnya takut sama yang runcing-runcing.
Waduh Airis di pangkas ya? hehehe apa ndak bagus ya ntar? bisa tu dilakukan penjarangan aja Mas... alias tanamannya di cabut beberapa jd ndak terlalu lembab jd ndak sarang nyamuk dan sinar matahari bisa masuk. Jangan lupa tanaman yang dicabut sama akar2nya itu ditanam di tempat lain yah :) biar ndak mubazir.
Bisa coba pake insektisida? jd ndak pake obat nyamuk lagi :) dosisnya ya yg pas2 aja dan pas nyemprot jgn sampe uapnya kehidup ya, boleh perhatikan arah anginnya ;)
lestarilanskap
27th October 2008, 10:46 AM
Setahuku sekarang kantong semar sudah ada budidayanya.
Tapi ga tau tuh kalu venus trap.
Kasian juga lihat mulut imut2 mereka di atas pot2 dijajakan manusia.
Untung mengurangi penggunaan AC & nulai menanam pohon memang harus ada gerakan nyata.
Tapi sulit juga ya gak pake AC kalu panasnya garang seperti musim kemarau th ini. Apalgi ada baby yg jadi rewel & lesu kepanasan ga bisa nggak jadi borosin lestrik dg memacu AC tiap hari.
msintia
13th December 2008, 11:01 PM
@ Mas Adi
hmn ada si ni listnya :)
Mo diposting ndak Mas?
;)
adi
15th December 2008, 08:22 AM
@ Mas Adi
hmn ada si ni listnya :)
Mo diposting ndak Mas?
;)
Ya pasti mau...
member lain juga pastinya ga nolak....
msintia
18th December 2008, 11:34 PM
Tanaman Mereduksi CO2
Pohon:
1. Beringin (ficus benyamina)
2. Palem kuning (pandanus utiis)
3. Felicium (Filicium decipiens)
4. Mahoni (Swietenia mahagoni)
5. Kenari (Canarium commune)
6. Salam (Syzygium polyanthum)
7. Anting-anting (Elaeocarpus grandiforus)
8. Werkisiana, nusa indah (Mussaenda sp)
9. Damar (Agathis alba)
10. Daun kupu-kupu (Bauhinia purpurea)
11. Lamtoro gung (Leucaena leucocephala)
12. Akasia (Acacia auriculiformis)
13. Angsana (Ptherocarphus indicus)
14. Akasia daun besar (Accasia mangium)
Semak:
1. Puring (codiaeum interuptum)
2. Sri rejeki (aglaonema costatum)
3. Pisang-pisangan (Heliconia)
4. Lidah mertua (sanseviera trifaciata-laurentii)
5. Pandan bali (pandanus utilis)
6. Soka (Ixora javanica)
7. Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
8. Oleander (Nerium oleander)
9. Bogenvil (Bougenvillea Sp)
10. Teh-tehan pangkas (Acalypha sp)
Note:
Dari berbagai sumber
msintia
18th December 2008, 11:35 PM
Tanaman Mereduksi Logam Berat, Timah Hitam dan Debu
1. Lidah mertua (sanseviera trifaciata-laurentii)
2. Pandan Bali (pandanus utilis)
3. Puring (codiaeum interuptum)
4. Sri rejeki (aglaonema costatum)
5. Tanjung (mimusops elengi)
6. Kiara payung (filicium decipiens)
7. Kenikir (tagetes erecta)
8. teh-tehan
Note:
Dari berbagai sumber (juga)
adi
19th December 2008, 08:38 AM
asyik lengkap banget alternatifnya.
Terima kasih mbak...
klikhomes
26th May 2009, 02:09 PM
good idea . . .
terkadang, orang hanya melihat rumah dari sisi penampilannya saja... tikut-ikutan trend...
nah perlu bagi seorang arsitek untuk untuk memberikan masukan mengenai beberapa aspek yang perlu diperhatikan
sebagai seorang arsitektur, selain mengikuti perkembangan, juga harus memperhatikan aspek-aspek lain seperti, pemanfaatan lahan secara maksimal, memperhatikan kesehatan para penghuninya... design yang akan membuat nyaman bagi penghuninya... dan hemat energi...
gak cukup hanya sekedar design yang menarik tanpa diperhatikan beberapa aspek diatas...
bagaimana bisa disebut "rumahku surgaku" jika penghuninya tidak merasa nyaman dan kurang menunjang untuk kesehatan penghuninya...
sedikit review untuk mengurangi global warming, silahkan klik disini :KLIKHOMES.COM (http://klikhomes.com/artikel/arsitektur/5%20tips%20rumah%20adem%20tak%20boros%20listrik)
semoga bermanfaat...
taruh0
20th September 2010, 08:19 AM
Tanaman Mereduksi CO2
Pohon:
1. Beringin (ficus benyamina)
2. Palem kuning (pandanus utiis)
3. Felicium (Filicium decipiens)
4. Mahoni (Swietenia mahagoni)
5. Kenari (Canarium commune)
6. Salam (Syzygium polyanthum)
7. Anting-anting (Elaeocarpus grandiforus)
8. Werkisiana, nusa indah (Mussaenda sp)
9. Damar (Agathis alba)
10. Daun kupu-kupu (Bauhinia purpurea)
11. Lamtoro gung (Leucaena leucocephala)
12. Akasia (Acacia auriculiformis)
13. Angsana (Ptherocarphus indicus)
14. Akasia daun besar (Accasia mangium)
Semak:
1. Puring (codiaeum interuptum)
2. Sri rejeki (aglaonema costatum)
3. Pisang-pisangan (Heliconia)
4. Lidah mertua (sanseviera trifaciata-laurentii)
5. Pandan bali (pandanus utilis)
6. Soka (Ixora javanica)
7. Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
8. Oleander (Nerium oleander)
9. Bogenvil (Bougenvillea Sp)
10. Teh-tehan pangkas (Acalypha sp)
Note:
Dari berbagai sumber
Kira-kira, dari semua list tanaman itu ada yang cocok ga untuk dipasang di taman minimalis?
makasih atas sumbangan saran nya
fatihmom
10th November 2010, 10:27 AM
Taman minimalis mungkin cocoknya untuk lahan sempit kali ya? biar tampak luas, gak sumpek?
vBulletin® v3.7.4, Copyright ©2000-2012, Jelsoft Enterprises Ltd.