PDA

View Full Version : KPR Syariah


adi
2nd June 2008, 05:11 PM
Bung Admin, atau rekan member lain ada yang bisa bantu ...
Saya berencana membeli rumah dengan pembayaran melalui KPR. Saat ini selain KPR konvensial ada pula alternatif KPR Syariah, tapi saya belum tau perbedaan dan skema pembayarannya. Terutama jika sewaktu-waktu kita ada rejeki lebih dan ingin melunasi atau minimal membayar lebih sebagian cicilan kita. Yg saya tau di KPR konvensional kita tdk bisa bayar lebih dari cicilan yg sudah ditetapkan kecuali mau melunasi seluruhnya & bbrp bank mengenakan biaya pinalti. Bagaimana dengan KPR Syariah?

RM Seta
2nd June 2008, 07:01 PM
salam kenal bung adi,
mungkin link ini bisa membantu:

http://www.syariahmandiri.co.id/produkdanjasa/pembiayaan/pembiayaangriyabsm.php

seta

bana
4th June 2008, 08:31 AM
coba forum ini punya pakar kpr, pasti deh oke punya. Gak usahpakar, mungkin bisa kerja sama dengan cs nya bank baik konvensional maupun syariah dalam urusan KPR, pasti mereka juga senang bisa share info kpr mereka.
:D
salam kenal bung adi,
mungkin link ini bisa membantu:

http://www.syariahmandiri.co.id/produkdanjasa/pembiayaan/pembiayaangriyabsm.php

seta

stmj_male
6th June 2008, 09:09 PM
iya ya. knp gak dikasi pakar dari bank aja.
ayo ada yang orang bank nggak di sini. jadi pakar dunggg

adi
17th July 2008, 10:45 AM
Terima kasih Mas Seta atas link informasinya.
saya belum sempat cek ke BSM, sementara ini baru Niaga Syariah & Permata Syariah yang berhasil saya hubungi dan sudah memberikan penawarannya. Mereka tidak pakai bunga tapi menggunakan margin keuntungan yg sebetulnya ekivalen juga dg perhitungan bunga, bahkan jika diconversi ke system bunga hitungannya lebih mahal :(

RM Seta
17th July 2008, 06:09 PM
iya pak, kalau saya baca2 ada yang bilang bgt. di postingan sebelah diributin konsep bagi hasil dan bagi risikonya itu pak..
sama spt halnya pak adi, "bunganya" jadi lebih gede dari kredit konvensional.
gak tahu deh, knp gitu ya.. padahal sudah keren tuh namanya, syariah.. islami bangets gt.

adi
23rd July 2008, 09:18 AM
kemarin saya dapat penawaran dari BTN syariah. perhitungan pembagian antara porsi margin dan porsi pokok tidak menggunakan sistem segitiga tapi bagi rata sepanjang jangka waktu pinjaman, alasannya sistem segitiga tidak sesuai dg prinsip syariah. Metode ini cocok buat yang ada rencana pelunasan dipercepat baik sebagian maupun total. Sayangnya denda keterlambatannya masih menggunakan 'bunga' sekian per mil per hari, sementara bank syariah lain dendanya fix misal Rp.500rb/bulan.
gimana nih ... ada informasi tambahan ga?
btw, walaupun namanya syariah tapi tidak khusus untuk muslim lho, Non Muslim juga banyak yang apply.

adi
24th July 2008, 04:50 PM
Update sharing informasi nih .... mudah-mudahan bermanfaat buat yg mau beli rumah indent.
KPR saya di BTN sudah disetujui. wuihh seneng banget.
Dan ternyata karena rumah yg mau saya beli masih indent (spt pada umumnya developer perumahan), pembayaran cicilan pertama setelah serah terima alias tunggu rumahnya jadi dulu.
Waktu dikonfirmasi ke developer, katanya perlu waktu sekitar 6(enam) bulan untuk pembangunannya. Artinya setelah akad kredit saya tidak perlu bayar cicilan selama enam bulan kedepan. Thanks GOD

RM Seta
27th July 2008, 09:05 PM
selamat ya pak adi. akhirnya dapat KPR juga..
tapi ada gak ya.. KTC (kredit tanpa cicilan) :)
pingin beli rumah lagi pakai KPR tapi gak perlu nyicil utangnya euy.. :D

adi
28th July 2008, 08:58 AM
Yang baru ada sekarang:
KPR : Kredit Pemilikan Rumah
KPM : Kredit Pemilikan Mobil
KPA : Kredit Pemilikan Apartemen
atau yang sedang gencar promosi di Mall-Mall adalah KTA alias Kredit Tanpa ANGSURAN he..he..he.. Just Kidding, jangan percaya sama saya.

cupcake
31st July 2008, 12:21 PM
Halo Pak Adi, selamat ya KPRnya sudah disetujui.

Kalau begitu, saya ingin tahu jadinya bila dikonversi ke perhitungan bunga ala KPR konvensional jadinya berapa persen kira2 bunganya ya, pak? Atau mungkin ga bisa dikonversi begitu saja?

Soalnya kayak di Niaga gitu kan ada KPR cicilan tetap juga. Saya pernah apply waktu itu. Cuma bedanya kalau bunganya naik atau turun, jangka waktunya saja yang dipanjangin atau dipendekin.

Buat karyawan, sebenarnya cicilan tetap lebih terasa aman ya daripada yang fluktuatif mengikuti suku bunga...


Fer!


Update sharing informasi nih .... mudah-mudahan bermanfaat buat yg mau beli rumah indent.
KPR saya di BTN sudah disetujui. wuihh seneng banget.
Dan ternyata karena rumah yg mau saya beli masih indent (spt pada umumnya developer perumahan), pembayaran cicilan pertama setelah serah terima alias tunggu rumahnya jadi dulu.
Waktu dikonfirmasi ke developer, katanya perlu waktu sekitar 6(enam) bulan untuk pembangunannya. Artinya setelah akad kredit saya tidak perlu bayar cicilan selama enam bulan kedepan. Thanks GOD

adi
31st July 2008, 03:59 PM
Halo Pak Adi, selamat ya KPRnya sudah disetujui.

Kalau begitu, saya ingin tahu jadinya bila dikonversi ke perhitungan bunga ala KPR konvensional jadinya berapa persen kira2 bunganya ya, pak? Atau mungkin ga bisa dikonversi begitu saja?

Soalnya kayak di Niaga gitu kan ada KPR cicilan tetap juga. Saya pernah apply waktu itu. Cuma bedanya kalau bunganya naik atau turun, jangka waktunya saja yang dipanjangin atau dipendekin.

Buat karyawan, sebenarnya cicilan tetap lebih terasa aman ya daripada yang fluktuatif mengikuti suku bunga...


Fer!

Sebenarnya saya bukan org yang berkecimpung di dunia perbankan, hanya kebetulan beberapa waktu yg lalu hunting KPR (syariah). Saya akan coba sharing sebatas yg saya tau, kalau ternyata salah mohon dimaklumi.

KPR Syariah tidak menerapkan bunga pinjaman melainkan Margin keuntungan jual beli. Bank membeli rumah dari developer kemudian menjual kembali ke kita dengan harga jual yg diperkirakan nilainya meningkat pada saat pelunasan kredit. selisih harga beli saat ini dan harga jual 10~15thn kemudian itulah yang disebut Margin. Sayangnya... untuk menentukan nilai jual masa yad masih menggunakan hitungan equivalen bunga flat atau bunga efektif.

Kenapa equivalen bunga yg digunakan untuk menghitung Margin tsb lebih tinggi dari rata-rata bunga KPR konvensional? Ini saya tidak tau, tapi perkiraan saya karena KPR Syariah hitungannya tidak boleh berubah sejak Akad hingga pelunasan, (tidak dipengaruhi naik turunnya bunga pasar), jadi mereka ambil hitungan lebih tinggi untuk safety/toleransi. Tentu saja berakibat cicilan perbulannya lebih tinggi juga.

Tidak ada konversi equivalen bunga antara KPR Konvensional dg KPR Syariah. Ditanyakan saja langsung ke penyelenggara KPR Syariah masing-masing, hitungan marginnya pakai equivalen/setara hitungan bunga berapa persen, kemudian flat atau efektif.

adi
31st July 2008, 04:54 PM
Halo Pak Adi, selamat ya KPRnya sudah disetujui.

Kalau begitu, saya ingin tahu jadinya bila dikonversi ke perhitungan bunga ala KPR konvensional jadinya berapa persen kira2 bunganya ya, pak? Atau mungkin ga bisa dikonversi begitu saja?

Soalnya kayak di Niaga gitu kan ada KPR cicilan tetap juga. Saya pernah apply waktu itu. Cuma bedanya kalau bunganya naik atau turun, jangka waktunya saja yang dipanjangin atau dipendekin.

Buat karyawan, sebenarnya cicilan tetap lebih terasa aman ya daripada yang fluktuatif mengikuti suku bunga...


Fer!

Dari beberapa KPR syariah yang saya coba, semuanya menggunakan cicilan tetap. Ini jelas karena equivalen bunganya juga tetap sepanjang masa angsuran.

Sedangkan di KPR Konvensional mengingat bunganya fluktuatif, maka cicilannyapun ada dua kemungkinan: tetap atau fluktuatif juga.

Dalam setiap cicilan yang kita bayarkan ke Bank, sebenarnya terdiri dari 2(dua) komponen:
- Bunga/Margin
- Pokok Hutang

Misal harga rumah Rp.100jt, DP20%= Rp.20jt, Pokok Hutang KPR = Rp.80jt
Bunga pinjaman (15th) = 13% effektif, Angsuran/cicilan per bulan = Rp.1jt
1 jt tsb dihitung oleh bank 150rb pelunasan hutang & 850rb bunga/margin. Bulan berikutnya 1jt = 152+848, selanjutnya 1jt = 154+846, dst. Jumlahnya selalu tetap 1jt. Pada bulan ke-4 bunga pasar naik, maka porsi bunga akan naik juga. Pada metode cicilan tetap akan berakibat porsi pengurangan hutang pokok mengecil misal --> 1jt = 100+900. akibatnya hutang kita makin lama lunasnya. Bila bunga turun porsi bunga ikut turun, maka pengurangan pokok hutang semakin besar - hutang cepat lunas, masa pinjaman bisa lebih pendek.

Sebaliknya pada metode cicilan fluktuatif spt contoh di atas, pada bulan ke-4 angsuran pokok 156rb + bunga (naik) 900 --> cicilan bulan ke-4 = 1.56jt
Bisa juga cicilan bulan berikutnya turun jika bunga pasar turun. Tapi jangka waktu pinjaman akan tetap 180bl(15thn).

Sebaiknya setiap mengajukan permohonan KPR, mintalah tabel perkiraan cicilan perbulan dari bulan pertama sampai bulan terakhir yang juga menunjukkan porsi pengurangan pokok dan porsi pembayaran bunga/margin. Gunakan tabel tsb untuk perbandingan antar bank.
Selain itu minta juga rincian biaya Akad Kredit, tiap bank juga berbeda lho. nah jadi jangan hanya bandingkan besar/kecil angsuran saja.

Khusus untuk Niaga, hati-hati karena dia ada sistem pembayaran berjenjang. Jika kurang paham benar perhitungannya bisa bikin shock dikemudian hari.
penasaran ....?

cupcake
3rd August 2008, 07:24 AM
terima kasih pak Adi. Penjelasannya cukup detail.


Fer!

adi
4th August 2008, 08:52 AM
@cupcake
Terima kasih kembali.
Mudah-mudahan bermanfaat buat kita semua.
Senang berkenalan dengan Anda.

purwoshop
4th August 2008, 01:14 PM
whua...

makasih pak adi..cocok jadi sales niyh=) aku juga berencana mau nyicil niyh:D

RM Seta
4th August 2008, 08:03 PM
whua...

makasih pak adi..cocok jadi sales niyh=) aku juga berencana mau nyicil niyh:D

nyicil jadi sales kpr syariah juga???????.... :D

adi
5th August 2008, 08:52 AM
@purwo
sebetulnya aku juga sedang hunting Bank-Bank yang menyediakan KPP (Kredit Pesta Pernikahan) siapa tau ada . . . :p

RM Seta
5th August 2008, 01:25 PM
ooooo oom rupanya mau nikah lagi???

adi
5th August 2008, 01:36 PM
Ssstt.... jangan keras-keras, ini forum umum.

dweeta
19th February 2010, 11:15 AM
Saya hanya ingin berbagi tentang pengalaman menggunakan kredit syariah. Semoga dengan pengalaman yang baik ini banyak yang merasakan hal sama. Dari awal baca-baca tentang KPR memang sudah paham bahwa secara nominal sama saja antara KPR syariah dan konvensional. Ini sangat wajar dong, kalau misalnya KPR syariah fix dan jauh di bawah konvensional...ya bisa ditinggal semua KPR konvensional. Tapi pertimbangan kita dalam memutuskan ini pengambilan KPR kan bukan hanya cari yang terlihat "paling kecil" di awal perikatan.
Kebetulan sekali rumah yang saya ambil merekomendasikan KPR syariah bank Muamalat. Banyak sekali kenyamanan yang saya nikmati dari layanan ini. Mulai dari awal, prosesnya cukup cepat. Sehari dari penyerahan berkas ke developer, saya sudah dihubungi marketing Bank Muamalat cabang Fatmawati dan besoknya didatangi ke kantor untuk menggali informasi lebih lanjut. Petugasnya sangat ramah dan Islami. Waktu itu KTP dan KK saya dan suami masih diproses kelurahan, tapi Muamalat tidak mempermasalahkan, dengan janji akan segera diserahkan dalam seminggu, sementara menggunakan copy KK dan KTP lama.
Penghasilan yang tertera di gaji kami masih kurang untuk mendapat plafond yang diminta, tapi karena kami memiliki penghasilan extra di luar gaji bulanan, Muamalat tetap dengan percaya memperhitungkannya dengan bukti yang bisa kami berikan.
Setiap ada update informasi terbaru, marketingnya sangat aktif menghubungi kami. Jadi seneng banget setiap menerima telpon dari orang merketing itu. Sekitar 1 bulan kurang, Alhamdulillah akhirnya akad kredit kami telah dilaksanakan. Sehari setelah akad kredit langsung pencairan sehingga kami segera bisa menempati rumah baru. Semua proses yang berjalan, tepat seperti yang dijanjikan oleh Bank Muamalat sebelumnya.
Mungkin bisa jadi pertimbangan untuk rekan-rekan yang sedang mencari rumah dengan KPR. Dan pinjaman syariah inshaallah sebagai usaha menjauhkan kita dari praktik riba. Semoga bermanfaat. Amin

mandicucikakus
6th June 2011, 10:59 PM
kali aja ada yang mau info kpr syariah
bisa baca pengalaman disini

_http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7444377