|
|
|
#1 |
|
Junior Member
User ID: 3330
Join Date: Mar 2009
Posts: 8
Thanks: 1
Thanked 2 Times in 2 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
Apakah ada yang tahu bagaimana cara menentukan posisi titik dan jumlah titik lampu downlight?
Mungkin ada rekan-rekan yang dapat memberikan info mengenai bagaimana cara atau rumus perhitungan guna menentukan posisi dan jumlah titik lampu downlight secara general dengan memperhitungkan faktor luas ruangan, daya lampu (watt), sehingga suatu ruangan dapat tercover tanpa berlebihan atau kekurangan? ![]() Terima kasih atas masukkannya. |
|
|
|
|
|
#2 |
|
Member
User ID: 5000
Join Date: Jul 2009
Posts: 49
Thanks: 0
Thanked 1 Time in 1 Post
Rep Power: 0 ![]() |
Besaran cahaya lampu(Watt) terhadap ruangan dapat dihitung..tetapi harus cari referensi bukunya dulu...saya lupa buku apa...
![]() jika saya sudah kembali mendapatkannya, saya akan lsgsg posting disini... yang paling utama adalah perletakan posisi lampu..ini terserah kita letak posisi lampunya...Karena salah satu estetika (keindahan) dari interior adalah perletakan lampu jg... setelah kita meletakan titik2 lampunya, maka kita bisa menentukan berapa Watt lampu yang akan kita pakai dan warna cahayanya jg bisa ditentukan... kira2 bgitu..smoga dapat membantu.. |
|
|
|
| The Following User Says Thank You to Starlight For This Useful Post: |
|
|
#3 |
|
Member
User ID: 277
Join Date: Sep 2008
Posts: 37
Thanks: 0
Thanked 2 Times in 2 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
Waduh,rumusnya tidak se 'simple' itu .....
Teoritisnya, minimal dibutuhkan pertimbangan sbb: - fungsi ruangan (untuk mengetahui kebutuhan kuat terang [lumen]) - luas ruangan - tinggi ruangan - jenis dan warna lampu yang diinginkan. - data mengenai bukaan yang ada (tinggi,lebar, dan posisi jendela) - keadaan sekitar ruangan tsb, apakah dikelilingi ruangan lain atau jendela berteralis /banyak pohon /terhalang gedung, dll. - material dan warna penutup diding ruangan, termasuk plafond dan lantai. - dsb. Dari data-data tersebut, nantinya dapat diketahui kuat terang yang sesuai utuk fungsi ruangan tertentu. Jumlah lampu dan jenisnya sesuai dengan perhitungan kuat terang yang dibutuhkan berdasarkan kondisi interior dan eksterior (jika cukup signifikan). Peletakan titik lampu yang tepat. Pengelompokan sakelar lampu. dsb. |
|
|
|
| The Following User Says Thank You to CaesaR For This Useful Post: |
|
|
#4 |
|
Junior Member
User ID: 3330
Join Date: Mar 2009
Posts: 8
Thanks: 1
Thanked 2 Times in 2 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
Wah, ternyata tidak simple seperti yang saya pikirkan. Terima kasih atas masukan teman-teman.
![]() Tapi, untuk mempermudah dan mempersempit bahasan, mungkin info yang dapat saya berikan adalah sebagai berikut: Anggap saja penempatan dan penentuan posisi titik lampu adalah diperuntukkan bagi satu ruangan di rumah minimalist 45/90 dimana ruang tamu dan ruang makan menjadi satu dengan ukuran 3X6 meter. Tinggi ceiling kira-kira 3,5-4 meter. Pencahayaan external yang paling memungkinkan berasal dari jendela di sisi pintu utama (karena rumah terletak di tengah-tengah dalam satu lajur, bukan pada sisi hook), walau cahaya tidak dapat langsung masuk karena terhalang fasade, sehingga hanya mendapat "biasan" cahaya, itupun di siang hari. Banyaknya titik yang paling memungkinkan, dalam benak saya, adalah 2 titik, hanya saja berapa watt yang diperlukan untuk dapat mengcover seluruh ruangan tersebut? Apakah cukup hanya dengan 2 titik? Oh ya, satu lagi, apakah tipe housing downlight berpengaruh juga? ![]() ![]() Moga-moga dengan sedikit keterangan yang saya berikan diatas, teman-teman dapat memberikan informasinya. Terima kasih. |
|
|
|
| The Following User Says Thank You to Sumardi For This Useful Post: |
|
|
#5 |
|
Member
User ID: 277
Join Date: Sep 2008
Posts: 37
Thanks: 0
Thanked 2 Times in 2 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
sebenarnya lampu down light lebih untuk estetik (keindahan) saja / yang penggunaannya setempat.
jadi biasanya posisinya persis di atas benda yang mau diterangi. Akibatnya jika ingin ruangan cukup terang, butuh lebih banyak titik lampu. Jika ingin penerangan lebih efektif, sebenarnya lampu neon / TL yang diberi selubung dapat tetap indah dan lebih efektif. Kemudian sekedar catatan bahwa satuan kuat terang adalah lumen, sementara watt adalah satuan daya listrik. Jadi jika anda membeli lampu, cek dahulu berapa lumen/watt. biasanya tulisannya kecil. Jangan sekedar melihat watt nya. Contoh lampu 50 lumen/watt lebih terang daripada lampu 40 lumen/watt karena artinya dengan daya listrik yang sama, lampu 50 lumen/watt dapat lebih terang. Kemudian yang perlu diperhatikan juga ialah bahwa jumlah lampu harus disesuaikan dengan luas / bentuk ruangan. Walaupun 1 lampu diaangap cukup, namun jika ruangannya terlalu luas dan lampu yang digunakan hanya 1 walaupun sangat terang, efeknya adalah silau dan mengganggu kenyamanan visual. Jadi lebih baik lampunya tidak terlalu terang / gelap, dan jumlahnya disesuaikan. Oh ya, untuk ruang keluarga (ruang TV), sebaiknya gunakan lampu yang cukup terang agar sinar dari TV tidak terlalu 'menusuk' mata. (terbias oleh sinar lampu). Juga, sebaiknya peletakan lampu tidak terlalu dekat dengan jendela, karena pada siang hari waktu mendung, fungsi lampu menjadi kurang efektif. Semoga membantu
Last edited by CaesaR; 29th July 2009 at 04:58 PM. |
|
|
|
|
|
#6 |
|
Junior Member
User ID: 11470
Join Date: Mar 2011
Location: Bogor
Posts: 10
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
Wahh...sudah nemu topiknya , cuma masih sepenggal nih informasinya. mungkin yang lebih berpengalaman bisa sharing?kebetulan mau pasang donwlight juga dan masih hitung2 berapa kira2 yg diperlukan, terima kasih
salam, candra |
|
|
|
|
|
#7 |
|
Senior Member
User ID: 7980
Join Date: Apr 2010
Location: Jakarta
Posts: 105
Thanks: 1
Thanked 4 Times in 4 Posts
Rep Power: 4 ![]() |
@ dcandraas.. apa uda pasang lampu downlightnya? share dong di sini!
kebetulan saya skrg lagi pasang plafon GRC utk interior dan exterior, nah untuk lampu saya akan ada 3 model yaitu lampu downlight (14 buah), lampu plafon model minimalis (2 buah) dan lampu gantung dengan kipas (1 buah). ntar kalo uda jadi dan sempet akan saya share deh. menurut saya jumlah titik lampu downlight dan diameter rumah lampunya harus pas dan proporsional, disesuaikan dengan bentuk ruangan, kegunaan ruangan, lokasi ruangan dan juga disesuaikan dengan furniture di bawahnya. utk sinarnya mungkin disesuaikan aja wattnya. (lumennya ya? hehee..) ni ada gambar 3D ruangan saya yang akan dipasangi 6 downlight dan 1 lampu gantung dengan kipas. lampu gantungnya ada 5 bohlam pijarnya @ 25 watt (cukup terang kan utk ruangan 3,2 m x 7,2 m? kalo lagi bosen bohlam pijar (nuansa kuning) ya pake downlight (nuasa putih). |
|
|
|
|
|
#8 |
|
Junior Member
User ID: 11470
Join Date: Mar 2011
Location: Bogor
Posts: 10
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
Rep Power: 0 ![]() |
@Yulian:
Belum pasang downlightnya Pak, makanya bertanya. Karena memang downlight lebih kearah estetika saya pikir, sedang penerangannya fokus ke area dibawahnya. Untuk itu bertanya ke rekan-rekan yang lebih pakar agar nantinya penerangan bisa cukup, terima kasih Salam, Candra-Bogor |
|
|
|
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|